Mulai dari Area yang Ingin Dipantau
Pemilihan kamera CCTV perlu dimulai dari kebutuhan pemantauan. Rumah, toko, kantor, dan area usaha memiliki titik pengawasan berbeda. Catat area yang ingin dilihat, lalu tentukan apakah titik tersebut berada di dalam ruangan, di luar ruangan, atau membutuhkan pemantauan pada kondisi cahaya rendah.
Menentukan Kamera Indoor
Kamera indoor menjadi pilihan untuk area dalam ruangan. Jenis ini dapat ditempatkan di ruang rumah, bagian dalam toko, ruang kantor, atau ruangan pada area usaha. Perhatikan arah kamera dan posisi pemasangan. Kamera perlu mengarah ke area yang ingin dipantau tanpa tertutup benda di sekitarnya.
Menentukan Kamera Outdoor
Kamera outdoor dipilih untuk bagian luar bangunan. Contoh area pemantauan meliputi halaman rumah, bagian depan toko, akses menuju kantor, dan area luar usaha. Sebelum pemasangan, tentukan titik dengan bidang pantau yang sesuai. Arah kamera perlu disesuaikan dengan area yang menjadi perhatian pemilik lokasi.
Menentukan Kamera Inframerah
Kamera inframerah dapat dipilih ketika kebutuhan pemantauan mencakup kondisi cahaya rendah. Jenis ini relevan untuk area rumah, toko, kantor, dan usaha yang membutuhkan pemantauan pada malam hari atau area dengan pencahayaan terbatas. Lokasi pemasangan tetap harus ditentukan berdasarkan bidang yang ingin diawasi.
Hindari Pemilihan Berdasarkan Jenis Saja
Kesalahan umum dalam memilih kamera CCTV adalah menentukan jenis kamera tanpa memeriksa lokasi pemasangan. Kamera indoor untuk area luar dan kamera outdoor untuk ruang dalam dapat membuat pilihan perangkat tidak sesuai kebutuhan. Tentukan fungsi, lokasi, arah pandang, serta kondisi cahaya sebelum memilih.
Pilihan kamera yang tepat membantu proses penentuan titik pengawasan menjadi lebih terarah. Gunakan kamera indoor untuk ruangan, kamera outdoor untuk area luar, dan kamera inframerah untuk kondisi cahaya rendah.
